Medan Merdeka Timur 1A

“Menghias biru di langit negeri, dedikasi tinggi tiada henti Menghijau bagai permadani. Setia melayani hingga nanti. Merahmu hangatkan pertiwi. Nyalakan semangat mendampingi…” Jingle itu masih terus terngiang di telinga gue. Pesona gedung dan keramahan karyawan di dalamnya membuat gue nggak bisa berhenti bermimpi suatu saat nanti bisa bergabung di sana. Tapi, nampaknya jalan gue nggak […]

Penuh Syukur dan Kembali Melangkah

Ada awal pasti ada akhir. Itu adalah siklus kehidupan yang nggak akan pernah bisa ditampik. September lalu gue menandatangani kontrak kerja untuk sebuah proyek perayaan 200 tahun dongeng Gebrueder Grimm di BKD-Goethe Institut. Awalnya gue diajak sama Shadika, temen sekampus gue, tapi baru saja dua pertemuan ternyata Shadika harus mundur karena jadwal program di tempat […]

Tak terulang

Hari ini dia muncul lagi tiba-tiba. Tanpa tanda atau bunyi sirine yang bisa menbuatku menghindar. Kehadirannya di hadapanku tak lagi istimewa. Dia bersama seseorang yang entag siapa. Aku tak tahu dan pasti tak mau tahu. Sapanya takku harapkan. Namun, namaku meluncur di lidahnya begitu saja. Terperanjat sekejap dan dengan singkat aku menanggapinya. Wajahnya tanpa dosa. […]

ANALISIS SEMU

Aliran kata tak bermakna. Derai air mata semu tanpa asa. Risauan gundah tak terindahkan. Ingatan memori dalam diam. Alam sadar lekang dari logika. Nada terlantun dalam elegi tak nyata. Nisan harapan terukir dalam bulir kenyataan. Arah tak lagi berpijak pada tujuan. Desir kesedihan dalam angan mengalir dalam tawa. Indah dalam setiap jengkal jejak pengintaian. Redup […]

Akhirnya…

Setelah berbulan-bulan gue gelisah karena perasaan bersalah itu akhirnya gue memutuskan untuk menghubunginya lebih dulu dan minta maaf ke dia atas kekasaran kata-kata gue waktu itu. Saat itu gue nggak berharap banyak karena harapan gue udah luruh seutuhnya, hilang ditelan rasa penasaran gue. Niat gue hanya satu mengakui kesalahan dan minta maaf. Nggak lebih. Gue […]

Terima Kasih untuk Tiga Hari yang Indah

Aku lupa tanggal pertama kali melihatnya di kampus. Yang aku ingat hanya bagaimana sosoknya begitu terlihat menawan bagiku. Aku lupa bagaimana rasanya bosan berlama-lama di perpus. Yang aku ingat bagaimana bersemangatnya aku mencari-cari sosoknya di sana. Aku lupa bagaimana rasanya patah hati. Yang aku ingat hanya bagaimana berbunga-bunganya jatuh cinta lagi. Aku lupa bagaimana rasanya […]