Surat singkat dari seorang teman di negeri seberang

Hari ini, untuk ke sekian kalinya aku tersenyum semringah ketika pulang mendapati selembar amplop surat tergeletak di atas meja. Surat kali ini beramplop pink dengan hiasan gambar boneka kelinci yang lucu. Dua perangko bernilai 20 dan 58 cent bertuliskan Deutschland menempel di salah satu sisinya. Senyumku makin lebar ketika membaca tujuan dan asal surat beramplop […]

Medan Merdeka Timur 1A

“Menghias biru di langit negeri, dedikasi tinggi tiada henti Menghijau bagai permadani. Setia melayani hingga nanti. Merahmu hangatkan pertiwi. Nyalakan semangat mendampingi…” Jingle itu masih terus terngiang di telinga gue. Pesona gedung dan keramahan karyawan di dalamnya membuat gue nggak bisa berhenti bermimpi suatu saat nanti bisa bergabung di sana. Tapi, nampaknya jalan gue nggak […]

1 3 2013 (1 3 ’13)

Sebelum hari ini berakhir gue patut mengabadikan waktu dalam postingan ini. Harus gue akui sepertinya gue memang berjodoh dengan angka ini 13. lagi-lagi kita bertemu hey lucky dreizehn! Senang berjumpa denganmu dalam kesempatan membahagiakan ini. Gue runut kejadian menggembirakan yang terjadi kemarin hingga membawa keberkahan pada hari ini. Kemaren selesai interview salah satu media di […]

KEMARIN

Kemarin. Di gerbong itu. Senja menyapu langit. Lelah merangkak ke seluruh tubuhku. Namun, segera hilang ketika kusadari sosoknya berdiri di sampingku. Kemarin. Tak pernah kusangka sebelumnya. Dia yang dulu sering menyita pandanganku saat fajar menyapa kini muncul lagi dalam balut senja. Kemarin. Debar jantungku tak bisa kukuasai. Ulas senyum gembira tak dapat kusembunyikan. Dia yang […]

Naskah atau Novel? Penulis atau Bakal Penulis?

Ketika gue mulai menggerakan jari-jemari gue di atas keyboard komputer, belum tentu gue mulai menulis. Ketika gue menuangkan semua ide yang ada di kepala gue, belum tentu gue merangkai kata menjadi sebuah cerita. Ketika gue sudah berhasil menyulam ide dengan rangkaian kata dan kalimat-kalimat yang mengalir, belum tentu gue sedang membuat sebuah novel. Ya, menurut […]

Penuh Syukur dan Kembali Melangkah

Ada awal pasti ada akhir. Itu adalah siklus kehidupan yang nggak akan pernah bisa ditampik. September lalu gue menandatangani kontrak kerja untuk sebuah proyek perayaan 200 tahun dongeng Gebrueder Grimm di BKD-Goethe Institut. Awalnya gue diajak sama Shadika, temen sekampus gue, tapi baru saja dua pertemuan ternyata Shadika harus mundur karena jadwal program di tempat […]